Logo
Selamat Datang di

PORTAL LAYANAN SI MANIS

SMK NEGERI 1 KOTA JAMBI

Menyiapkan Sistem Digital...

Portal Digital Bimbingan Konseling

Sistem Informasi Manajemen Asistensi Siswa (SI MANIS)

Portal integrasi layanan Bimbingan Konseling SMKN 1 KOTA JAMBI. Berorientasi pada tindakan preventif dan pengembangan kompetensi diri siswa guna mencetak generasi yang tangguh.

Logo Resmi Bimbingan Konseling
Tentang Platform

Mengenal SI MANIS

Pahami lebih dalam visi digitalisasi Bimbingan dan Konseling melalui aplikasi SI MANIS.

SI MANIS (Sistem Informasi Manajemen Asistensi Siswa) adalah platform aplikasi konseling berbasis web (cloud-based system) yang dirancang khusus untuk mendokumentasikan, mengelola, dan melacak perkembangan psikososial, akademis, perilaku, serta presensi peserta didik secara digital dan terintegrasi.

Dikembangkan secara khusus untuk unit kerja Bimbingan dan Konseling (BK)—seperti yang diterapkan di SMKN 1 Kota Jambi—aplikasi ini memfasilitasi kolaborasi digital yang aman antara Guru BK, Siswa, Wali Kelas, dan Orang Tua/Wali Murid. Dengan basis penyimpanan awan (cloud storage), aplikasi ini memastikan data konseling yang bersifat konfidensial dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh pendidik yang berwenang.

Modul & Navigasi

Fungsi Utama Aplikasi

Fitur teknis dan administratif yang dikelompokkan ke dalam navigasi utama sistem:

Data Kelas & Biodata Terintegrasi

Memetakan data siswa per kelas, lengkap dengan detail kontak orang tua/wali, serta informasi Wali Kelas yang terkoneksi secara dinamis.

Perekaman Diagnostik AKPD

Merekam kondisi fisik, kesehatan, psikologis, penanganan tantrum, kemampuan komunikasi, dan analisis kesiapan kerja teknis (terutama siswa ABK di SMK).

Presensi & Indometer Integritas

Mengkalkulasi presensi siswa (Sakit, Izin, Alpa, Membolos) ke dalam visualisasi persentase kredibilitas kehadiran secara real-time.

Buku Catatan Kasus & Konsultasi

Menyediakan opsi pencatatan tingkat pelanggaran (ringan, sedang, berat) dan topik konsultasi (akademik, pribadi, sosial, karier) lewat sistem dropdown praktis.

Log Konseling & Catatan Anekdot

Mencatat kejadian insidental (anekdot) dan sesi konseling perorangan secara rahasia/konfidensial, lengkap dengan hasil keputusan dan komitmen siswa.

Manajemen Perangkat Mengajar

Berfungsi sebagai repositori digital untuk menyimpan program semester, RPL, dan dokumen Kurikulum Merdeka via tautan Google Drive/Cloud.

Galeri Aktivitas Layanan BK

Mendokumentasikan foto kegiatan bimbingan kelompok, papan bimbingan, atau kunjungan rumah (home visit).

Keunggulan & Nilai Tambah

Sisi Edukatif

Bagaimana SI MANIS mengoptimalkan peran strategis Guru BK dalam ekosistem sekolah:

1

Transformasi Paperless

Guru BK tidak perlu menumpuk map fisik. Semua jejak kasus, catatan anekdot, dan lembar RPL tersimpan rapi secara digital untuk menghindari risiko berkas hilang.

2

Diagnosis Lebih Presisi

Dengan AKPD khusus, Guru BK dapat dengan mudah mengidentifikasi stabilitas emosi, keterbatasan fisik, dan penanganan tantrum yang ramah anak.

3

Monitoring Real-Time

Mendeteksi secara dini kecenderungan siswa yang sering membolos melalui Indometer Kehadiran sebelum masalah berlarut-larut.

4

Kerahasiaan Terjamin

Keamanan tingkat tinggi dengan login terverifikasi. Catatan sesi konseling yang sensitif hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang.

5

Sinergi Kuat dengan Wali Murid

Memasilitasi komunikasi cepat untuk home visit atau laporan perkembangan perilaku siswa berbasis data riwayat kasus yang valid.

6

Kemudahan Pelaporan

Dapat mencetak Profil & Rekam Jejak Perkembangan Siswa secara instan ke dalam format PDF yang rapi untuk keperluan akreditasi atau rapat.

Integrasi Kurikulum

Dashboard Layanan BK

Poster Bimbingan Konseling

Peran & Tanggung Jawab Utama Guru BK

Implementasi arah kebijakan operasional sesuai Kurikulum Merdeka.

1. Peran Utama Guru BK

  • Fasilitator dan Pendamping Prestasi: Kementerian Pendidikan menekankan peran Guru BK sebagai pendamping yang membantu memetakan serta mendorong potensi, minat, dan bakat siswa agar mencapai prestasi optimal secara holistik.
  • Agen Penguat Profil Pelajar Pancasila: Guru BK bertanggung jawab menumbuhkan nilai kebajikan, self-awareness (kesadaran diri), disiplin positif, serta kemandirian siswa yang selaras dengan karakter Pelajar Pancasila.
  • Kolaborator Ekosistem Sekolah: Menjadi jembatan atau mediator antara siswa, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan orang tua untuk menciptakan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

2. Tanggung Jawab dalam Ruang Lingkup Layanan

Sesuai dengan panduan kurikulum terbaru, tanggung jawab operasional Guru BK dibagi ke dalam 4 komponen layanan utama:

Komponen Layanan Deskripsi dan Tanggung Jawab
Layanan Dasar Memberikan bimbingan klasikal atau kelompok bagi seluruh siswa tanpa terkecuali. Fokusnya adalah pencegahan (preventif) dan pengembangan diri, seperti membangun motivasi belajar, regulasi emosi, dan literasi digital (mengatasi cyberbullying).
Layanan Responsif Memberikan intervensi atau konseling langsung (individu/kelompok) bagi siswa yang membutuhkan bantuan segera, baik terkait masalah pribadi, sosial, maupun krisis akademik.
Peminatan & Perencanaan Individual Membantu siswa memahami potensi dirinya secara objektif untuk menyusun rencana masa depan. Ini mencakup bimbingan karier, persiapan studi lanjut, hingga dunia kerja.
Dukungan Sistem Mengelola program BK, melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kebutuhan siswa, serta berjejaring dengan ahli eksternal (seperti psikolog atau lembaga karier).

3. Strategi BK yang Menjadi Fokus

  • Pelaksanaan Asesmen Non-Kognitif/Diagnostik: Sebelum proses belajar dimulai, Guru BK wajib memetakan kondisi psikologis, gaya belajar, latar belakang keluarga, dan minat siswa agar guru mata pelajaran bisa menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang tepat.
  • Pendekatan Diferensiasi dalam Karier: Membimbing siswa secara personal dalam memilih program studi atau jurusan berbasis data minat bakat yang valid agar tidak terjadi fenomena "salah jurusan" saat melangkah ke perguruan tinggi atau dunia kerja.
Fokus Bimbingan

Peran BK & Data

Menjembatani transisi akademis siswa SMK menuju kesiapan profesionalitas kerja atau kewirausahaan mandiri.

Karir & Kerja

Mempersiapkan mental dan keterampilan adaptasi siswa untuk memasuki Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI).

Pengembangan Pribadi

Menjadi wadah solusi untuk masalah emosional, motivasi diri, serta pembentukan karakter disiplin yang kuat.

Penyelarasan Sosial

Membimbing siswa agar mampu berkomunikasi dengan baik dan menjaga etika profesional saat pelaksanaan PKL.

Peningkatan Akademik

Memantau perkembangan belajar dan membantu siswa mengatasi hambatan dalam memahami materi kejuruan.

Kemendikdasmen

Program Hebat

Program dari Kemendikdasmen 7 Jurus BK Hebat yang mentransformasi ekosistem sekolah. Mengubah paradigma layanan BK dari yang dominan bersifat kuratif (menghukum) menjadi lebih preventif (pencegahan) dan pengembangan agar murid tumbuh tangguh dan bahagia.

1

Kenali Potensi

Penjelasan: Setiap anak terlahir cerdas dengan keunikan masing-masing. Jurus pertama ini berfokus pada langkah awal mendeteksi dan memahami kekuatan, gaya belajar, minat, bakat, serta kecenderungan diri peserta didik.
Penerapan: Guru melakukan asesmen diagnostik minat dan bakat sejak dini. Hasil pemetaan digunakan siswa untuk menentukan arah belajar, memilih ekstrakurikuler, memproyeksikan karier, serta meningkatkan rasa percaya diri.
2

Kelola Emosi

Penjelasan: Pendidikan tidak boleh hanya mengejar nilai akademik, melainkan harus seimbang dengan kecerdasan emosional. Menekankan penerapan Pembelajaran Sosial Emosional (SEL). Siswa dibimbing mengenali perasaan, meregulasi stres, dan mengekspresikan emosi secara sehat.
Penerapan: Mengintegrasikan kegiatan reflektif di kelas, latihan pernapasan/kesadaran saat siswa tertekan, mengajarkan empati, dan komunikasi positif agar terhindar dari perilaku impulsif negatif.
3

Tumbuhkan Resiliensi

Penjelasan: Kemampuan untuk bangkit kembali setelah menghadapi kesulitan, kegagalan, atau perubahan. Di tengah kompleksnya tekanan era digital, siswa dibekali growth mindset (pola pikir bertumbuh) agar tidak mudah menyerah.
Penerapan: Konseling kelompok, berbagi kisah inspiratif, serta refleksi atas kegagalan akademik/non-akademik. Siswa diajarkan bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar yang menguatkan karakter.
4

Jaga Konsistensi

Penjelasan: Karakter mulia dibentuk melalui kebiasaan baik secara berulang. Menanamkan disiplin positif yang berkesadaran (mindfulness) tanpa perlu menggunakan ancaman atau hukuman fisik.
Penerapan: Membuat kesepakatan kelas yang adil, mengajak siswa menyadari konsekuensi keputusan harian, serta memberikan apresiasi berkala atas perilaku positif terkecil murid.
5

Jalin Koneksi

Penjelasan: Membangun jembatan komunikasi yang tulus dan empatik. Guru diharapkan hadir sebagai pendengar yang hangat, tidak menghakimi, dan menempatkan diri sebagai sosok yang aman untuk bercerita.
Penerapan: Menyediakan waktu mendengar keluh kesah secara aktif, menggunakan bahasa tubuh terbuka, dan perhatian personal agar intervensi atau nasihat lebih mudah diterima murid.
6

Bangun Kolaborasi

Penjelasan: Mendorong penguatan ekosistem sekolah menyeluruh akibat keterbatasan jumlah guru BK. Guru BK, guru mapel, wali kelas, kepala sekolah, hingga orang tua dan komunitas bergerak dalam satu visi sinergis.
Penerapan: Pertemuan berkala dengan orang tua serta diseminasi keterampilan dasar konseling kepada guru mata pelajaran agar penanganan awal masalah siswa di kelas bisa berjalan lebih cepat.
7

Menata Situasi

Penjelasan: Lingkungan fisik dan psikologis sangat memengaruhi kenyamanan belajar. Berfokus pada pengondisian iklim sekolah agar aman dari perundungan (bullying), inklusif, nyaman, dan menggembirakan.
Penerapan: Mendesain ruang BK yang nyaman dan tidak menyeramkan, dekorasi kelas ramah anak, serta menciptakan sistem pengaduan pelanggaran/kekerasan sekolah yang aman.